Beberapa Hal Dalam Mempersiapkan Perjalanan Ibadah Anda

0
49

Sebelum menunaikan ibadah haji dan umroh, para calon jamaah hendaknya mengetahui hal-hal yang harus dipersiapkan tidak hanya persiapan keuangan, fisik dan mental namun juga meliputi persiapan administrasi agar dapat melaksanakan ibadah haji dan umroh dengan aman dan nyaman.

Suatu Umroh kepada umroh yang lain adalah kafarrah (menghapuskan segala dosa) diantara keduanya

Niat Sebelum Menunaikan Haji dan Umroh

Luruskan kembali niat untuk menjalankan ibadah haji dan umroh hanya semata-mata karena ingin mendapatkan ridho Allah SWT dan ingin semakin dekat denganNya. Memperbanyak dzikir dan doa adalah hal yang paling baik dilakukan sebelum menunaikan ibadah haji dan umroh.

“Perbanyak baca la haula wa laa kuwatta illa billahil adzhim untuk menghilangkan kesombongan dan mohonlah pertolongan Allah SWT.” Demikian seperti pernah diungkapkan oleh salah seorang guru agama yang pernah membimbing perjalanan ibadah haji dan umroh.

Saat melaksanakan rukun, dan syarat haji ataupun umroh hendaknya dilakukan dengan khusyuk tidak tergesa-gesa agar dapat merasakan nikmatnya melaksanakan ibadah haji dan umroh.

Tips Ibadah Haji

Tips Memilih Travel Haji Dan Umroh

Makin banyak bermunculan biro travel haji dan umroh kerap membuat masyarakat bingung bagaimana menentukan biro travel haji dan umroh yang tepat dan aman. Sebab tidak sedikit terjadi penipuan terhadap calon jamaah haji dan umroh yang akhirnya menimbulkan kerugian baik secara finansial maupun mental.

Travel Umroh Resmi merupakan biro perjalanan yang memiliki izin untuk menyelenggarakan perjalanan ibadah

Penipuan tersebut dapat berupa hilangnya uang yang disetorkan untuk biaya haji dan umroh, gagal berangkat atau terjadi penundaan dan terlantarnya para jamaah di Tanah Suci.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang telah disebutkan diatas, maka hendaknya para calon jamaah memperhatikan tips memilih travel haji dan umroh berikut ini :

  1. Pastikan biro travel haji dan umroh tersebut memiliki ijin resmi

Biro travel haji dan umroh yang resmi, telah mengantongi ijin dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Hal ini dapat menjamin keamanan dan kenyamanan para jamaah baik saat akan berangkat hingga kembali ke Tanah Air.

Apabila jamaah mendapatkan kesulitan di Tanah Suci maka Kemenag akan dapat segera memberikan bantuan. Untuk mengetahui apakah biro travel haji dan umroh tersebut telah memiliki ijin resmi, Anda dapat melihatnya di situs resmi kemenag yaitu www.kemenag.go.id

  1. Pastikan armada dan jadwal keberangkatan

Saat mendaftar pada biro  travel haji dan umroh, pastikan armada apa yang akan digunakan dan jadwal keberangkatannya.

Saat Anda membayar sebagian biaa haji dan umroh, dana tersebut akan digunakan untuk membooking tiket pesawat kelas ekonomi pulang pergi dari Indonesia – Arab Saudi dan sebaliknya. Perhatikan pula armada yang digunakan apakah menggunakan transit atau direct flight.

Terutama bagi jamaah lanjut usia penerbangan langsung atau direct flight lebih aman dan lebih baik meski harga tiket pesawatnya dapat sedikit lebih mahal daripada tiket pesawat transit.

  1. Pasti harga dan paket layanannya

Pada saat Anda memilih paket ibadah haji dan umroh, pastikan apakah harga paket tersebut sesuai dengan layanan yang akan Anda dapatkan. Misalnya kelas hotel minimal kelas 3, biaya transportasi saat berada di Tanah Suci dan lain-lain.

Perhatikan pula harga paket haji dan umroh yang ditawarkan. Anda patut waspada bila menemui biro travel haji dan umroh yang menyediakan harga paket di bawah standar atau ketentuan Kementrian Agama RI.

  1. Pasti hotel

Sebagian biaya paket haji dan umroh selain digunakan untuk membeli tiket pesawat juga untuk menyewa hotel tempat menginap selama pelaksanaan ibadah haji dan umroh.

Pastikan hotel yang akan Anda tempati sesuai standar dan nyaman sebagai tempat menginap selama pelaksanaan ibadah haji umroh seperti jarah dari hotel ke tempat ibadah tidak terlalu jauh dan fasilitas penunjang lainnya.

  1. Pasti Visa

Setelah paspor, dokumen yang harus Anda miliki agar diijinkan masuk ke negara Arab Saudi adalah visa. Tanpa visa haji dan umroh, dipastikan Anda tidak dapat masuk ke Arab Saudi dan melaksanakan ibadah haji dan umroh.

Pastikan travel haji dan umroh yang Anda miliki memiliki kerja sama yang baik dengan vendor penyedia visa haji dan umroh, pastikan agar satu bulan sebelum keberangkatan Anda telah menerima visa tersebut.

  1. Tips tambahan, biro travel haji dan umroh tersebut memiliki kantor sendiri.

Biro travel terpercaya memiliki kantor sendiri dengan alamat dan gedung permanen. Alamatnya jelas dicantumkan pada surat-surat, pamflet dan banner yang digunakan untuk berpromosi.

Bila alamat kantor jelas kelak bila jamaah mengalami kesulitan atau masalah dapat dengan mudah mengunjungi kantor tersebut atau bahkan melaporkannya ke pihak kepolisian.

  1. Memiliki rekam jejak yang jelas.

Biro travel haji dan umroh memiliki rekam jejak yang jelas, hal ini dapat dilihat pada berapa lama perusahaan biro travel tersebut melayani jamaah, testimoni jamaah yang pernah menggunakannya dan bagaimana pelayanannya.

Tips Haji Umroh Lengkap

Persiapan Sebelum Berangkat Haji & Umroh

Ibadah haji dan umroh adalah perjalanan ibadah yang tentunya memerlukan persiapan baik finansial, fisik, mental dan pengetahuan tentang syarat, rukun, dan wajib ibadah haji serta umroh.

Ibadah haji dilakukan dengan mengunjungi Tanah Suci Mekkah yang terletak di negara Arab Saudi. Tidak hanya persiapan kendaraan dan perbekalan namun juga persiapan administrasi.

  • Persiapan dokumen dan kelengkapan administrasi

Agar dapat memasuki negara Arab Saudi, jamaah harus memiliki paspor dan ijin masuk yaitu visa ibadah haji dan umroh. Mendaftar secara online atau datang langsung ke kantor Imigrasi dapat jamaah lakukan untuk memperoleh paspor.

Biro travel haji dan umroh juga tak jarang menawarkan jasa pembuatan paspor bagi Anda yang tidak memiliki waktu untuk melakukannya. Biro tersebut juga dapat membantu Anda memperoleh visa sebab pembuatan visa umroh harus menggunakan jasa vendor yang telah dipilih dan dipercaya oleh Kedubes Arab Saudi di Indonesia.

Paspor bagi jamaah haji dan umroh sedikit berbeda dengan paspor untuk travelling ke luar negeri dengan tujuan wisata. Ada 3 suku kata nama yang harus Anda cantumkan di dalam paspor.

Selain paspor dan visa, Anda juga harus memiliki surat kuning sebagai bukti Anda telah melakukan suntik vaksin meningitis yang memang diwajibkan bagi Anda yang akan menunaikan ibadah haji dan umroh. Bagi wanita di bawah usia 45 tahun yang ingin menunaikan ibadah umroh harus memiliki surat keterangan mahram.

  • Persiapan fisik dan rohani

Ibadah haji dan umroh menuntut persiapan fisik yang prima. Terutama ibadah haji yang aktifitas ibadahnya lebih padat daripada ibadah umroh. Anda dapat memilih waktu umroh yang tepat seperti pada musim dingin agar cuaca cukup sejuk atau pada musim awal umroh saat jamaah belum terlalu banyak.

Namun pada ibadah haji waktu dilaksanakannya telah ditentukan yakni pada bulan Dzulhijjah saat Arab Saudi sedang berada pada musim panas yang terik dan kerap membuat jamaah haji mudah lelah, mengalami dehidrasi dan lain-lain.

Untuk itu Anda perlu menyiapkan fisik dengan berlatih berjalan jauh pada siang hari agar tidak kaget saat harus melaksanakan thawaf, wukuf dan melempar jumroh pada saat pelaksanaan ibadah haji.

Secara rohani Anda harus memperbaiki niat agar lebih ikhlas meninggalakn semua kesibukan dunia, waktu bersama keluarga terlebih lagi membelanjakan harta kita di jalan Allah SWT melalui ibadah haji.

Jika Manusia Ingin Berkenalan dengan Allah, itu bisa dilakukan melalui ‘tanda-tanda’ yang tersebar di alam semesta dan termaktub pada Al Quran

  • Persiapan Bekal selama menunaikan ibadah haji dan umroh

Agar perjalanan ibadah haji dan umroh Anda nyaman, maka Anda harus menyiapkan perbekalan dan perlengkapan untuk menunjang ibadah Anda. Bagilah perlengkapan yang Anda bawa ke dalam tas terpisah. Perlengkapan yang hanya akan digunakan saat di Tanah Suci dapat Anda masukkan ke bagasi.

Perlengkapan yang akan digunakan selama perjalanan seperti peralatan ibadah, jaket atau baju hangat, baju ganti secukupnya, perlengkapan mandi dengan jumlah terbatas seperti sabun muka, pasta gigi dan sikat gigi, handuk kecil dapat Anda bawa ke dalam pesawat.

Persiapkan pula obat-obatan ringan seperti obat flu, batuk, minyak gosok, suplemen dan lain-lain untuk persiapan. Anda juga dapat membawa botol minuman sendiri yang dapat diisi dengan air zam-zam yang dapat Anda minum selama di Tanah Suci, selain lebih hemat juga praktis dan memudahkan Anda.

Bawalah makanan kesukaan Anda secukupnya untuk antisipasi bila Anda kurang cocok dengan makanan di Arab Saudi meski sebenarnya banyak makanan Indonesia yang dijual di sana. Berilah tanda pada tas atau koper yang Anda bawa agar tidak tertukar dengan jamaah lainnya karena warna dan bentuk yang mirip.

Bawalah uang secukupnya dan simpan baik-baik bersama – sama dengan dokumen penting seperti identitas diri dan paspor.

  • Persiapan bekal untuk yang ditinggalkan di Tanah Air

Selain mempersiapkan perbekalan saat Anda berada di Tanah Suci, bagi keluarga yang ditinggalkan juga harus dipersiapkan. Bila suami istri menunaikan ibadah haji dan meninggalkan anak di rumah, usahakan ada keluarga atau kerabat yang dapat dipercaya untuk menjaga mereka.

Berikan perbekalan yang cukup seperti makanan, uang untuk kebutuhan sehari-hari dan lain-lain selama ditinggalkan.Usahakan sebelum menunaikan ibadah haji dan umroh seluruh hutang telah lunas atau percayakan pembayaran hutang pada kerabat atau keluarga yang telah dipercaya.

Bila terjadi hal-hal diluar dugaan seperti meninggal dunia saat di Tanah Suci atau sakit parah, ada yang dapat mengurus keluarga yang ditinggalkan sekaligus mengatur kepulangan.

Kiat Haji Umroh

Tips Ketika Manasik Haji dan Umroh

Saat melaksanakan manasik haji dan umroh ada beberapa tips yang Anda lakukan yaitu :

  1. Perbanyak ibadah sunnah baik saat di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Pergunakan waktu sebaik-baiknya untuk melaksanakan kegiatan bernilai ibadah sebab pahala saat beribadah di kedua masjid tersebut sangatlah besar. Usahakan untuk selalu dapat sholat berjamaah 5 waktu di kedua masjid tersebut.
  2. Taatilah pembimbing ibadah haji dan umroh Anda karena mereka telah berpengalaman. Bila ada yang kurang dipahami jangan ragu untuk bertanya agar ibadah yang Anda lakukan sesuai dengan syariat dan ketentuan.
  3. Selalu gunakan masker saat bermanasik haji di padang Arafah atau saat wukuf dan pada saat melempar jumroh. Saat itu kita berkumpul dengan jutaan manusia yang bisa jadi dapat menularkan penyakit tertentu, apalagi bila kondisi fisik para jamaah sedang kelelahan yang dapat rentan menjadi sakit. Basahi masker dengan air agar udara yang Anda hirup lembab dan segar, sebab udara Arab Saudi yang kering dan panas dapat menyebabkan gangguan pernafasan.
  4. Gunakan waktu sebaik-baiknya untuk memperbanyak sholat sunnah, membaca Al Qur’an dan berdzikir. Perbanyaklah membaca doa di tempat-tempat mustajab untuk berdoa di Mekkah yakni Multazam, Hijr Ismail, Bukit Shoffa dan Marwah. Bila mencium Hajar Aswad ti dak memungkinkan karena berdesakan jangan memaksakan diri terutama bagi jamaah perempuan.
  5. Perhatikan tas paspor Anda, letakkan di depan jangan diselempangkan di belakang, jangan pula menaruh seluruh uang perbekalan Anda di dalam tas pasport, bawalah uang secukupnya.
  6. Bawalah uang recehan real yang dapat Anda sedekahkan saat berada di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Anda dapat memberikannya kepada petugas kebersihan masjid atau orang yang membutuhkan yang Anda temui.
  7. Bagi jamaah perempuan agar tidak bepergian sendiri, harus bersama mahram atau teman sesama rombongan. Hindari bersama laki-laki saat berada di lift. Saat naik transportasi umum laki-laki naik dulu disusul oleh perempuan di belakang, sebaliknya pada saat turun perempuan didahulukan setelah itu laki-laki.
  8. Ketika Anda tersesat hubungi polisi untuk diantarkan ke petugas Indonesia, kenakan seragam nasional yang diberikan saat akan berangkat haji atau umroh agar mudah dikenali. Biasanya jamaah dari Indonesia mengenakan batik.
  9. Usahakan sudah dalam keadaaan berwudhu saat keluar dari hotel menuju tempat ibadah sebab seringkali pintu keluar tangga menuju tempat wudhu di Masjidil Haram tertutup barisan orang sholat.
  10. Komunikasikan dengan pembimbing bila Anda membutuhkan bantuan. Jangan mudah percaya dengan orang-orang tidak Anda kenal meski sama-sama berasal dari Indonesia atau mengaku dari Indonesia.

Jalan ini nun jauh tak bertepi, tapi aku tahu ujungnya pasti kembali ke pangkuan-Mu Ilahi Rabbi

Demikian informasi lengkap tentang tips berhaji dan berumroh agar ibadah yang Anda lakukan dapat dijalankan dengan khusyuk dan sesuai dengan syariat yang telah ditetapkan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here